BANDARA SIAPKAN TES BERLAPIS UNTUK BEBERAPA NEGARA

March 12, 2020


Lapangan terbang SIAPKAN Uji BERLAPIS Buat Sebagian NEGARA

Pintu masuk kehadiran internasional di bandar hawa semacam Soekarno- Hatta, diberlakukan pengecekan berlapis menjauhi penumpang yang positif COVID- 19 maupun corona virus. Tidak cuma dengan thermal scan, dan dicek dengan termal gun.

PT Angkasa Pura II( Persero) alias AP II mempersiapkan pengawasan berlapis buat penumpang yang berasal dari Korea Selatan, Italia, Iran, dan Tiongkok biar wabah virus corona tidak menyebar luas ke dalam negara. Mengenai ini pula berlaku buat penumpang yang memiliki paspor dari 4 negara tersebut. Artinya, apabila bukti diri penumpang di paspor tercatat dari Tiongkok tetapi mengenakan penerbangan transit dari Singapura, hingga penumpang itu senantiasa harus melewati jalur spesial pada dikala hingga di Indonesia.

Dalam uraian pers di Kantor Presiden, Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, tidak cuma 2 kali scan temperatur tubuh, dan bakal diberikan semacam kartu. Dengan peralatan itu, kondisi kesehatan penumpang hendak dicek lebih perinci dari penumpang yang lain." Jadi terdapat 2 thermal scanner, satu terpasang secara statis serta yang kedua thermal scanner mobile yang terpasang dapat dengan pergerakan cocok kebutuhan. Maskapai kerja sama dengan Kementerian Kesehatan serta otoritas lapangan terbang terbitkan kartu kewaspadaan healh alert card, dapat diisi di atas serta halte kehadiran. Jadi pengecekan buat penumpang keluar halte internasional," ucap Awaluddin di Kantor Presiden, Senin( 9/ 3).

Buat negara- negeri yang disinyalir bagaikan endemi baru corona virus tersebut, pihak lapangan terbang dibantu dari Kementerian Kesehatan, tidak cuma sajikan thermal scanner secara masif dan yang bisa bergerak, mereka hendak melewati pengecekan yang berlapis." Jadi terdapat yang lebih berlapis karna jalurnya kita bedakan," jelasnya.

Tidak cuma ada jalan spesial, AP II pula bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan Kantor Kesehatan Pelabuhan( KKP) dalam mengetahui kesehatan penumpang dari 4 negeri tadi. Penumpang harus memiliki sertifikat kesehatan dari otoritas kesehatan negeri masing- masing buat masuk ke Indonesia.

" Sertifikat kesehatan harus mencantumkan minimun 2 penjelasan ialah Bugat to Travel serta Gratis from Respiratory Diseases. Buat yang tidak bawa sertifikat kesehatan hingga ditentukan ditolak masuk ke Indonesia," jelas Awaluddin.

Tidak cuma itu, AP II pula mewajibkan penumpang yang memegang paspor dari 4 negara tersebut buat mengisi kartu kewaspadaan kesehatan. Perihal ini dicoba guna menaikkan kewaspadaan terhadap masyarakat negeri dari 4 negeri tersebut." Maskapai kerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan otoritas lapangan terbang terbitkan kartu kewaspadaan healh alert card, dapat diisi di atas serta halte kehadiran. Jadi pengecekan buat penumpang keluar halte internasional," kata Awaluddin, Senin 9 Maret 2020.

Pengisian kartu ini jadi syarat, buat merambah Indonesia. Sehingga apabila ada yang belum mengisi, hingga harus diisi terlebih dahulu. Dan menyertakan health certificate buat penumpang dari negara- negeri penyebaran corona lumayan masif semacam Iran, Italia, maupun Korea Selatan." Ini dimonitor oleh Kementerian Kesehatan melalui kantor kesehatan pelabuhan," kata Awaluddin.

Sebaliknya itu, juru bicara istimewa COVID- 19 Achmad Yurianto menarangkan, pelapisan dengan tata metode yang dicoba semacam di lapangan terbang tersebut memanglah tidak bisa menangkap seorang terinveksi 100 persen. Hingga apabila temperatur badan belum begitu panas walaupun sudah terdapat, hingga itu tidak hendak terbaca.

Ia menarangkan, ada 2 kecenderungan kasus positif corona. Ialah gejala sedikit cuma flu biasa, pasti tidak tertangkap oleh scanner. Sebagian permasalahan kata ia, tanpa gejala yang bisa ditangkap scan itu. Hingga dari itu, health alert card itu berfungsi buat mengidentifikasi riwayat ekspedisi dari orang itu.

" Tetapi terdapat health alert card, membawa kartu, dientri di pc, kartu ini dibawa dengan catatan yang mereka mengerti 14 hari sehabis kehadiran meringik sakit, inkubasi timbul kita memohon berobat serta tunjukkan kartunya," jelasnya.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »